Date Published : Minggu, 05 Mei 2013

Fenomena Artis Menjadi Calon Legislatif

Fenomena banyaknya artis yang mencalonkan diri untuk menjadi calon legislatif belakangan ini layak di kritisi, karena terjadinya perekrutan instan dari artis langsung menjadi calon legislatif tanpa dilihat dulu latar belakang dan kemampuan di bidang politiknya.


Menurut saya itu salah besar jika partai politik merekrut artis dan membiarkan proses pembelajaran politik baru berlangsung, setelah mereka duduk di DPR. Hal yang demikian mencederai wewenang mereka terhadap rakyat. DPR itu untuk orang-orang yang mau mempraktikkan kemampuannya, bukan belajar.  Semua anggota dewan tidak boleh menjadikan DPR sebagai tempat belajar. Di sana, mereka sudah harus mempraktikkan kemampuan berpolitiknya agar bisa melayani rakyat.
Mereka yang memiliki latar belakang dunia hiburan harus menunjukkan kemampuannya jika ingin bekerja di parlemen.
Apa yang dicari para artis saat mereka mencalonkan diri menjadi anggota dewan, ? pendapatan, popularitas, jabatan, atau fasilitas lainnya. Saya kira menjadi seorang artis semua hal diatas bisa mereka dapatkan dengan mudah ketimbang menjadi anggota dewan.
Apalagi jika seseorang sudah duduk menjadi anggota dewan, mereka sering di hujat oleh masyarakat karena kurang tanggap akan aspirasi rakyat.
Share this article :

Related posts with label :

25 komentar:

  1. ini kan udah lama mas, partai ambil orang asal2an yg penting terkenal biar partinya byk dukungan. perkara nanti duduk di kursi dewan korupsi itu sih nomer 27. yg penting laris manis :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. oalahhh...ternyata saya pertamax toh.

      Hapus
    2. Ternyata kamu pintar juga dalam mengamati panggung politik.

      Hapus
    3. pintar sih ndak mas, cuma jenius ajah kok.

      Hapus
    4. Hahaha... emang udah dari sana ya.

      Hapus
    5. saya lihay mengamati panggung dangdut loh mas :D

      Hapus
  2. Bener banget mas...kan ketauan banget ya...kursi dan gedung dewan di isi buat nerening in artis2 belajr politik..ckck..

    memang sih.. Semuanya berkiblat ala demokrasi...
    Cuma ya kalo para pemimpin nya...dasarnya ga punya keahlian di bidang nya.... Mau kaya apa ya jadinya... :)
    Mendingan cukup ikutan di democrazy di tv aja lah...hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sekarang para anggota dewan lebih mementingkan partai tanpa peduli pada rakyat kecil.

      Hapus
    2. Anehnya...udah tau begitu...rakyat msh mau di kibulin trus ya mas :)

      Hapus
  3. bner banget nih mas bayu, bnyk skrg ini artis yg mndftrkan dri sbg caleg. keren mas bayu artikelnya, nice posting :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thanks, atas kunjungannya mas.

      Hapus
  4. Menurut saya parpol yang mengajukan calon legislatif dari kalangan artis bukan untuk menyuarakan aspirasi rakyat, tetapi hanya mau mencari kemenangan saja biar pemasukan besar...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul.. yg penting dapat follower banyak.. ntar bisa kerja atau tidak itu urusan belakangan.

      Btw, blog nya kenapa mas, saya ndak bisa mengakses nya. ?

      Hapus
  5. mereka kebanyakan hanya bermodal popularitas..padahal kemampuan politiknya msh minim. Tpi malah kebanyakan menang ya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memuat prinsip asal bapak senang aja.. hahaha.

      Hapus
    2. Dan aji mumpung....mas :)

      Hapus
  6. mau jadi apa negara ini kalo presidennya bang haji, upacara 17 agustus diganti dangdutan mau gak :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yah, apa ini ada kabar kalau yg namanya eyang subur juga mau mencalonkan diri jadi presiden.. #garuk-garuk kepala...

      Hapus
    2. Wah...mentri2 nya....bisa ngambil dari kalangan blogger tuh...

      Kan byk blogger...post soal si doi...hehe :)

      Hapus
    3. Kayaknya kalau buat post soal si doi... doi yang mana mas.. hahaha...

      Hapus
  7. hehehe , iya nih berita lagi rame2 nyaa :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sampe ngalahin...orang seneng nonton bola ya mas :)

      Hapus
  8. Idem deh mas klo urusan bgnian.
    Hehe soalny cape sih liatnya.
    Dengan ilmu yang hanya bisa dikatakan cukup bahkan ada yang ga pnya sm sx ilmu, hanya memanfaatkan popularitas lngsng maju mencalondiri.
    Ya memang sih klo bicara soal kualitas, yg trjadi saat ini mau artist atau bukan yg pnting pnya modal.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul.. untuk bisa mencalonkan diri jadi caleg harus butuh modal besar, selain kemampuan yg harus di miliki.

      Hapus

Baca aturan pakai, jika masih bingung hubungi Mbah Google :
Silahkan berkomentar dengan bahasa sesuka anda.
Jangan menggunakan perkataan yang dapat menyinggung orang lain.
Mohon untuk tidak berkomentar yang mengandung "Unsur Sara".
.:: Salam Blogger ::.

Tambahan :
Jika profil blogger anda menggunakan Google Plus, mohon gunakan :
"Name/URL", jangan menggunakan "Google Account" .